Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Program Studi Teknik Sipil Universitas Widyatama memulai kegiatan sosialisasi manajemen infrastruktur pengairan di Desa Cikurubuk, Kabupaten Sumedang. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 6 September 2024 ini merupakan langkah awal dalam upaya meningkatkan pengelolaan sumber daya air yang lebih efisien dan berkelanjutan bagi masyarakat petani setempat.
Tim PKM yang dipimpin oleh Fuad Hasan, S.T., M.T., bersama dengan dosen, mahasiswa dan para mitra, menyelenggarakan sosialisasi terkait pentingnya pengelolaan air yang tepat untuk mendukung produktivitas pertanian. Dalam kegiatan ini, para petani di Desa Cikurubuk mendapatkan wawasan baru tentang teknik irigasi yang lebih efisien dan bagaimana infrastruktur pengairan yang ada dapat dioptimalkan.
Ketua Tim PKM, Fuad Hasan, S.T., M.T., mengatakan, “Kegiatan PKM ini menjadi momen penting untuk memperkenalkan konsep dasar manajemen pengairan yang modern kepada para petani. Kami berharap ini akan menjadi awal yang baik untuk meningkatkan pemahaman mereka dalam menjaga dan mengoptimalkan penggunaan air untuk pertanian.”

Kegiatan PKM ini berlangsung di Balai Desa Cikurubuk dan diikuti oleh kelompok tani serta perwakilan dari masyarakat setempat. Materi yang disampaikan mencakup:
- Pengenalan teknik irigasi modern.
- Penjelasan tentang pentingnya perawatan dan perbaikan infrastruktur pengairan.
- Diskusi partisipatif tentang permasalahan pengairan yang dihadapi petani di desa tersebut.
Antusiasme masyarakat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Salah satu petani yang ikut serta dalam sosialisasi, menyampaikan harapannya agar program ini bisa terus berlanjut dan memberikan solusi nyata bagi permasalahan pengairan yang dihadapi petani setiap musim tanam. “Kami berharap ada perbaikan saluran irigasi dan lebih banyak pelatihan seperti ini untuk membantu kami meningkatkan hasil panen,” ujarnya.

Kepala Desa Cikurubuk, Bapak Muhamad Fadar Junawar,S.T., turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan dukungannya. Ia mengapresiasi inisiatif dari tim PKM dalam membantu meningkatkan kapasitas petani di desanya. “Kami sangat berterima kasih atas program ini. Pengelolaan air adalah salah satu masalah di desa kami, dan melalui kegiatan ini, saya optimis masyarakat akan mampu mengelola pengairan dengan lebih baik. Ini langkah awal yang sangat baik bagi kami, dan kami berharap kegiatan ini terus berlanjut,” tutur Kepala Desa Cikurubuk.
Bapak Muhamad Fadar Junawar,S.T. juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan untuk pertanian. “Kami siap mendukung setiap upaya yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Cikurubuk,” tambahnya.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Program Studi Teknik Sipil Universitas Widyatama dalam membantu masyarakat pedesaan mengatasi tantangan pengelolaan sumber daya air dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas lahan pertanian.





