
Program Studi Teknik Sipil Universitas Widyatama menjalin kolaborasi dengan Akademi Jembatan SASAKA melalui SASAKA Engineering Internship Program (SEIP), sebuah program pengembangan talenta yang dirancang untuk menjembatani kompetensi akademik mahasiswa dengan pengalaman kerja nyata di bidang rekayasa konstruksi jembatan.
Program ini menjadi salah satu bentuk penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan dunia profesional dalam mempersiapkan mahasiswa Teknik Sipil agar memiliki kompetensi teknis, pengalaman praktik, serta kesiapan menghadapi kebutuhan industri konstruksi. Melalui pendekatan Project-Based Learning, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah dipelajari di bangku perkuliahan ke dalam pekerjaan engineering pada proyek pembangunan jembatan.
SASAKA Engineering Internship Program dikembangkan oleh Akademi Jembatan SASAKA sebagai bagian dari upaya penguatan unit engineering serta pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam menyelesaikan pekerjaan teknis, tetapi juga diperkenalkan pada budaya kerja profesional, standar engineering, keselamatan kerja, dokumentasi teknis, serta proses pelaksanaan proyek konstruksi secara langsung.
Pengembangan Kompetensi melalui Pengalaman Proyek Nyata
Dalam pelaksanaannya, SEIP berfokus pada tiga bidang pengembangan kompetensi utama, yaitu Bridge Drafter, Bridge Estimator, dan Bridge Quality Control.
Pada bidang Bridge Drafter, mahasiswa berkesempatan mengembangkan keterampilan dalam penyusunan gambar teknik, meliputi shop drawing, detail drawing, dan as-built drawing. Sementara itu, bidang Bridge Estimator berfokus pada perhitungan volume pekerjaan, kebutuhan material, penyusunan Bill of Quantity (BoQ), serta Rencana Anggaran Biaya (RAB). Adapun bidang Bridge Quality Control memberikan pengalaman terkait pemeriksaan mutu pekerjaan dan material, pelaksanaan inspeksi, serta dokumentasi pengendalian kualitas sesuai spesifikasi teknis dan standar keselamatan kerja.
Selama mengikuti program, peserta akan memperoleh pendampingan dari mentor yang berasal dari tim Engineering SASAKA. Pendampingan ini bertujuan memberikan arahan, evaluasi, dan umpan balik secara berkala agar mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan teknis sekaligus mengembangkan keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah.
Selain pengalaman praktik, mahasiswa juga diarahkan untuk menyusun portofolio pengalaman kerja yang mendokumentasikan hasil pekerjaan dan pembelajaran selama mengikuti program. Portofolio tersebut diharapkan dapat menjadi bukti pengalaman profesional sekaligus bekal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Memperkuat Keterkaitan Pembelajaran Akademik dengan Kebutuhan Industri
Kolaborasi antara Program Studi Teknik Sipil Universitas Widyatama dan Akademi Jembatan SASAKA membuka peluang pengembangan pembelajaran yang lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri konstruksi. Program ini juga berpotensi dikembangkan melalui berbagai bentuk kerja sama lainnya, seperti tugas akhir, kuliah praktisi, Bridge Talk, workshop engineering, serta pengembangan modul pembelajaran dan kompetensi mahasiswa.
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami penerapan ilmu teknik sipil secara lebih komprehensif, mulai dari tahap perencanaan, penyusunan dokumen teknis, estimasi biaya, hingga pengendalian mutu pekerjaan konstruksi. Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah dalam membangun profesionalisme dan meningkatkan daya saing lulusan.
Akademi Jembatan SASAKA sendiri merupakan pusat pengembangan talenta, pembelajaran, dan kolaborasi yang mendukung pembangunan jembatan berbasis pemberdayaan masyarakat. Melalui program pelatihan, magang, sertifikasi, dan kemitraan dengan perguruan tinggi, Akademi Jembatan SASAKA berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan berorientasi pada kebermanfaatan.
Melalui SASAKA Engineering Internship Program, Program Studi Teknik Sipil Universitas Widyatama terus mendorong penguatan hubungan antara pembelajaran akademik dan praktik profesional. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, memperoleh pengalaman engineering yang relevan, serta mempersiapkan diri menjadi engineer muda yang profesional dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan infrastruktur di Indonesia.





